Soal ujian petugas P3K Kemnaker umumnya menguji dua hal: pemahaman peraturan P3K di tempat kerja dan langkah pertolongan pertama. Artikel ini memuat contoh soal sertifikasi P3K Kemnaker buatan kami sendiri untuk latihan, lengkap dengan kunci dan pembahasan. Ini bukan bocoran dan bukan soal resmi. Evaluasi sebenarnya juga mencakup praktik yang tidak bisa digantikan latihan tertulis.
Catatan: pembahasan teknik pertolongan di bawah bersifat edukasi umum, bukan pengganti pelatihan langsung maupun nasihat medis. Dalam keadaan darurat, hubungi 119 atau layanan darurat setempat.
Seperti apa evaluasi pelatihan petugas P3K?
Pada umumnya penyelenggara mengadakan:
- evaluasi teori, sering berbentuk pilihan ganda, kadang ditambah isian atau uraian singkat;
- evaluasi praktik, misalnya penilaian korban, RJP pada manekin, pembalutan, pembidaian, dan pemindahan korban;
- penilaian kehadiran dan keaktifan.
Bentuk, jumlah soal, dan batas kelulusan mengikuti penyelenggara dan pedoman yang berlaku. Tanyakan pada hari pertama pelatihan.
Contoh soal regulasi P3K di tempat kerja
1. Petugas P3K di tempat kerja mempunyai tugas berikut, kecuali:
A. melaksanakan tindakan P3K di tempat kerja B. merawat fasilitas P3K di tempat kerja C. menyediakan anggaran dan fasilitas P3K D. mencatat setiap kegiatan P3K dalam buku kegiatan
Jawaban: C. Menyediakan petugas dan fasilitas P3K adalah kewajiban pengusaha.
2. Petugas P3K harus memiliki lisensi dan buku kegiatan P3K dari:
A. dokter perusahaan B. instansi yang bertanggung jawab di bidang ketenagakerjaan C. lembaga pelatihan D. pengurus perusahaan
Jawaban: B. Lembaga pelatihan menerbitkan sertifikat pelatihan, bukan lisensi.
3. Yang bukan syarat memperoleh lisensi petugas P3K adalah:
A. bekerja pada perusahaan yang bersangkutan B. sehat jasmani dan rohani C. bersedia ditunjuk menjadi petugas P3K D. berpendidikan tenaga kesehatan
Jawaban: D. Syarat keempat adalah memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar P3K yang dibuktikan dengan sertifikat pelatihan.
4. Tempat kerja berpotensi bahaya tinggi dengan 250 pekerja dalam satu shift memerlukan petugas P3K sekurang-kurangnya:
A. 1 orang B. 2 orang C. 3 orang D. 5 orang
Jawaban: C. Rasionya 1 petugas untuk setiap 100 pekerja atau kurang, sehingga 250 pekerja memerlukan 3 petugas. Lihat rasio jumlah petugas P3K per jumlah pekerja.
5. Ruang P3K wajib disediakan apabila:
A. perusahaan mempekerjakan 100 orang atau lebih B. perusahaan mempekerjakan kurang dari 100 orang dengan potensi bahaya tinggi C. A dan B benar D. hanya bila ada klinik perusahaan
Jawaban: C.
6. Kotak P3K di tempat kerja berwarna:
A. dasar merah dengan lambang putih B. dasar putih dengan lambang hijau C. dasar hijau dengan lambang merah D. bebas
Jawaban: B. Uraian tugas dan ketentuan lain ada di artikel tugas petugas P3K di tempat kerja.
Contoh soal penilaian korban dan RJP
7. Tindakan pertama penolong ketika menemukan korban tergeletak adalah:
A. langsung memulai kompresi dada B. memeriksa bahaya di sekitar C. memberi minum D. memindahkan korban ke klinik
Jawaban: B. Keselamatan penolong didahulukan, sesuai urutan DRSABC.
8. Korban dewasa tidak merespons dan tidak bernapas normal. Tindakan yang tepat:
A. menunggu sampai sadar B. memanggil bantuan, meminta AED, dan memulai RJP C. membaringkan dalam posisi pemulihan D. mengompres dahi
Jawaban: B. Posisi pemulihan dipakai bila korban tidak sadar tetapi masih bernapas normal.
9. Kecepatan kompresi dada pada korban dewasa yang dianjurkan pedoman adalah:
A. 60 sampai 80 kali per menit B. 80 sampai 100 kali per menit C. 100 sampai 120 kali per menit D. lebih dari 140 kali per menit
Jawaban: C, dengan kedalaman sekitar 5 sampai 6 cm. Lihat cara melakukan RJP/CPR untuk awam.
10. Perbandingan kompresi dan napas bantuan bagi penolong terlatih pada korban dewasa adalah:
A. 15 banding 2 B. 30 banding 2 C. 30 banding 5 D. 5 banding 1
Jawaban: B.
Contoh soal perdarahan, luka bakar, dan cedera lain
11. Tindakan utama menghentikan perdarahan luar yang hebat adalah:
A. menaburkan bubuk kopi B. menekan langsung pada luka dengan kasa atau kain bersih C. mencuci luka dengan alkohol D. membiarkan luka terbuka
Jawaban: B. Lihat pertolongan pertama pada perdarahan.
12. Pertolongan pertama luka bakar akibat panas adalah:
A. mengoleskan pasta gigi B. memecahkan lepuh C. mendinginkan dengan air mengalir sekitar 20 menit D. menempelkan es langsung pada luka
Jawaban: C. Lihat pertolongan pertama pada luka bakar.
13. Prinsip pembidaian pada dugaan patah tulang lengan bawah adalah:
A. meluruskan paksa tulang yang bengkok B. bidai melewati dua sendi yang mengapit bagian yang cedera C. mengikat tepat di atas titik patah D. meminta korban menggerakkan lengan untuk memastikan
Jawaban: B.
14. Korban dewasa tersedak, tidak bisa bicara dan tidak bisa batuk. Tindakan yang tepat:
A. memberi minum B. menepuk punggung dan melakukan hentakan perut C. menunggu D. memasukkan jari ke mulut tanpa melihat benda
Jawaban: B. Lihat pertolongan pertama tersedak.
15. Langkah pertama menolong korban sengatan listrik adalah:
A. menarik tangan korban B. menyiram dengan air C. memutus sumber arus atau memastikan arus telah putus D. memulai RJP di tempat
Jawaban: C. Menyentuh korban yang masih teraliri listrik dapat menambah korban.
Contoh soal uraian singkat
Cobalah menjawab tanpa melihat catatan:
- Sebutkan empat tugas petugas P3K di tempat kerja.
- Jelaskan perbedaan sertifikat pelatihan dan lisensi petugas P3K.
- Urutkan langkah penilaian korban dari memeriksa bahaya sampai memulai RJP.
- Sebutkan tiga keadaan yang mengharuskan Anda memanggil bantuan medis segera.
- Apa saja yang dicatat dalam buku kegiatan P3K?
Jawaban nomor 1 dan 2 dapat Anda periksa di artikel syarat dan cara menjadi petugas P3K berlisensi.
Contoh skenario praktik
Skenario seperti ini lazim dipakai untuk latihan:
- Pekerja gudang ditemukan tergeletak dan tidak merespons. Peserta diminta melakukan penilaian, memanggil bantuan, dan RJP selama beberapa siklus.
- Operator mesin mengalami luka robek di lengan dengan perdarahan aktif. Peserta diminta menghentikan perdarahan dan memasang pembalut.
- Pekerja jatuh dan mengeluh nyeri hebat di tungkai bawah. Peserta diminta memasang bidai dan menyiapkan pemindahan.
Penilai biasanya memperhatikan urutan, keselamatan penolong, ketepatan teknik, dan komunikasi dengan korban serta pemanggil bantuan.
Tips belajar sebelum evaluasi
- Hafalkan pembagian tanggung jawab pengusaha, pengurus, dan petugas. Soal bentuk kecuali sering bersumber dari sini.
- Pahami angka kunci regulasi: rasio petugas, batas kewajiban ruang P3K, dan masa berlaku lisensi.
- Latih urutan penilaian korban dengan suara lantang.
- Ambil giliran praktik sebanyak mungkin, karena evaluasi praktik menilai gerakan, bukan hafalan.
- Tanyakan hal yang belum jelas kepada instruktur selama kelas berlangsung.
Daftar materi lengkapnya ada di artikel materi pelatihan P3K di tempat kerja, dan jadwal kelasnya di halaman pelatihan petugas P3K sertifikasi Kemnaker RI.
Referensi
- Permenakertrans No. PER.15/MEN/VIII/2008 tentang Pertolongan Pertama pada Kecelakaan di Tempat Kerja
- Keputusan Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan No. KEP.53/DJPPK/VIII/2009 tentang Pedoman Pelatihan dan Pemberian Lisensi Petugas P3K di Tempat Kerja
- International First Aid, Resuscitation and Education Guidelines (IFRC)
- Pedoman pertolongan pertama dari American Heart Association dan European Resuscitation Council (ERC)



