First aid kit apa saja isinya? Pada dasarnya sebuah first aid kit atau kotak P3K berisi penutup luka, pembalut, alat bantu, pelindung diri penolong, dan cairan pembersih. Untuk tempat kerja, isi dan jumlah kotak diatur dalam lampiran Permenakertrans No. PER.15/MEN/VIII/2008. Untuk rumah, mobil, dan perjalanan, isinya lebih bebas tetapi prinsipnya sama. Artikel ini membahas isinya, contoh bentuk kotak, dan cara memilih.
Apa itu first aid kit dan apa fungsinya?
First aid kit adalah padanan bahasa Inggris untuk kotak P3K. P3K sendiri merupakan singkatan dari Pertolongan Pertama pada Kecelakaan. Fungsi utama kotak P3K adalah menyediakan perlengkapan yang dibutuhkan pada menit-menit awal setelah seseorang cedera atau sakit mendadak, sebelum tenaga medis menangani.
Dengan kotak P3K, penolong dapat:
- menghentikan perdarahan dan menutup luka;
- melindungi diri dari kontak dengan darah dan cairan tubuh;
- membalut dan menyangga bagian tubuh yang cedera;
- membilas mata atau luka;
- mencatat tindakan yang telah dilakukan.
Kotak P3K bukan lemari obat. Di tempat kerja, peraturan bahkan menyatakan kotak tidak boleh diisi bahan atau alat selain yang dibutuhkan untuk pelaksanaan P3K.
First aid kit apa saja isinya?
Lampiran peraturan memuat daftar isi kotak P3K di tempat kerja. Jenis barangnya:
| Kelompok | Isi | Kegunaan |
|---|---|---|
| Penutup luka | Kasa steril terbungkus, plester cepat, plester gulung, kapas | Menutup luka dan menyerap darah |
| Pembalut | Perban gulung lebar 5 cm dan 10 cm, kain segitiga (mitela), peniti | Membalut, menekan perdarahan, menyangga lengan |
| Alat | Gunting, pinset, lampu senter, gelas untuk cuci mata | Memotong pembalut, mengangkat kotoran kecil, memeriksa, membilas mata |
| Pelindung penolong | Sarung tangan sekali pakai, masker | Mencegah kontak dengan darah dan cairan tubuh |
| Cairan | Aquades atau larutan saline, povidon iodin, alkohol 70% | Membilas luka dan membersihkan alat |
| Lain-lain | Kantong plastik bersih, buku panduan P3K, buku catatan, daftar isi kotak | Tempat sampah medis sementara, panduan, pencatatan |
Jumlah tiap barang berbeda untuk kotak tipe A, B, dan C. Rinciannya, beserta jumlah kotak menurut jumlah pekerja, dibahas di artikel isi kotak P3K tipe A, B, C dan persyaratan ruang P3K. Untuk pengadaan, cocokkan dengan tabel pada naskah resmi peraturan.
Contoh first aid kit menurut bentuk dan tempatnya
Di pasaran, contoh kotak P3K yang umum dijumpai dapat dikelompokkan sebagai berikut.
Kotak P3K dinding
Kotak yang dipasang di dinding, biasanya dari logam, plastik keras, atau kayu, dengan pintu berengsel. Cocok untuk kantor, koridor pabrik, sekolah, dan fasilitas umum karena lokasinya tetap dan mudah dikenali. Yang perlu diperhatikan:
- pasang pada ketinggian yang terjangkau orang dewasa tanpa memanjat;
- jangan dikunci dengan anak kunci yang dipegang satu orang;
- pilih yang dapat dilepas dari braketnya, karena peraturan meminta kotak mudah diangkat bila akan digunakan;
- beri tanda arah dari beberapa sisi ruangan.
Ukuran kecil atau besar dipilih menurut jumlah isi yang harus ditampung, bukan sebaliknya.
Kotak P3K jinjing
Kotak dengan pegangan yang dapat dibawa ke lokasi korban. Untuk tempat kerja, bentuk ini paling sesuai dengan syarat mudah dibawa. Banyak perusahaan menggantungnya di braket dinding agar tetap punya lokasi tetap.
Kotak P3K mobil
Kotak atau tas ringkas untuk kendaraan. Isinya umumnya disesuaikan dengan cedera di jalan: kasa steril, perban gulung, plester, kain segitiga, sarung tangan, gunting, dan cairan pembilas. Perhatikan suhu kabin yang panas: periksa plester, sarung tangan, dan cairan lebih sering karena lebih cepat rusak. Simpan di tempat yang terjangkau dari kursi pengemudi, bukan di bawah tumpukan barang di bagasi. Untuk kendaraan operasional perusahaan, ikuti ketentuan internal dan persyaratan pelanggan yang berlaku.
Kotak P3K kecil atau tas perjalanan
Wadah ringkas untuk tas, sepeda motor, atau kegiatan luar ruang. Isinya dipilih yang paling sering dipakai: plester, kasa steril, perban gulung, sarung tangan, dan cairan pembilas. Kotak kecil tidak menggantikan kotak tipe A, B, atau C di tempat kerja.
Bagaimana syarat kotak P3K dan penempatannya di tempat kerja?
Menurut peraturan, kotak P3K di tempat kerja harus:
- terbuat dari bahan yang kuat dan mudah dibawa;
- berwarna dasar putih dengan lambang P3K berwarna hijau;
- berisi sesuai lampiran dan tidak diisi bahan atau alat lain;
- ditempatkan di lokasi yang mudah dilihat dan dijangkau, diberi tanda arah yang jelas, cukup cahaya, serta mudah diangkat bila akan digunakan;
- jumlah dan jenisnya disesuaikan dengan jumlah pekerja;
- tersedia di tiap unit kerja yang berjarak 500 meter atau lebih, dan di tiap lantai yang berbeda pada gedung bertingkat.
Jadi kotak dari kardus, triplek, atau wadah seadanya, yang sering dibuat untuk tugas sekolah, baik sebagai sarana belajar tetapi tidak memenuhi syarat untuk tempat kerja.
Panduan memilih first aid kit
Kami tidak mencantumkan harga karena sangat bervariasi menurut bahan, ukuran, dan kelengkapan isi. Yang lebih penting adalah kriteria berikut:
- Tentukan tempat pemakaiannya. Tempat kerja mengikuti tipe A, B, atau C. Rumah, mobil, dan perjalanan lebih fleksibel.
- Hitung jumlah orang yang dilayani. Makin banyak orang, makin banyak isi dan titik penempatan.
- Periksa daftar isi, bukan hanya kotaknya. Banyak kotak dijual kosong atau dengan isi yang tidak mengikuti lampiran.
- Pilih bahan yang kuat dan tertutup rapat agar isi terlindung dari debu dan lembap.
- Pastikan mudah dibawa. Kotak yang terpaku mati di dinding menyulitkan saat korban berada jauh.
- Cek tanggal kedaluwarsa barang steril dan cairan saat menerima barang.
- Sesuaikan dengan bahaya khusus. Area bahan kimia memerlukan fasilitas pembilas mata dan tubuh, yang tidak cukup digantikan isi kotak.
Siapa yang bertanggung jawab atas kotak P3K?
Merawat fasilitas P3K adalah salah satu tugas petugas P3K. Dalam praktik, perusahaan menunjuk satu penanggung jawab per kotak. Tugasnya:
- memeriksa kelengkapan dan tanggal kedaluwarsa secara berkala;
- mengisi ulang setelah pemakaian;
- menjaga kotak bersih, tidak terhalang, dan tandanya terbaca;
- mencatat pemeriksaan dan pemakaian.
Uraian tugas petugas dibahas di artikel tugas petugas P3K di tempat kerja.
Mengapa kotak P3K, APAR, dan senter diperlukan saat darurat?
Ketiganya menjawab kebutuhan berbeda pada menit pertama. Kotak P3K dipakai untuk menolong korban. APAR dipakai untuk memadamkan api yang masih kecil sehingga tidak ada korban baru. Senter dibutuhkan ketika listrik padam, untuk menerangi jalur evakuasi dan memeriksa korban. Karena itu ketiganya biasanya ditempatkan di lokasi yang mudah dijangkau dan diperiksa secara berkala.
Kotak tidak berguna tanpa orang yang terlatih
Perban tidak menghentikan perdarahan dengan sendirinya. Seseorang harus tahu cara menekan luka, memasang pembalut tekan, dan memutuskan kapan memanggil bantuan. Dalam in-house training first aid, peserta berlatih memakai isi kotak yang benar-benar ada di lokasi mereka.
Referensi
- Permenakertrans No. PER.15/MEN/VIII/2008 tentang Pertolongan Pertama pada Kecelakaan di Tempat Kerja (Lampiran II dan III)
- Permenakertrans No. PER.03/MEN/1982 tentang Pelayanan Kesehatan Kerja
- UU No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja


