Biaya pelatihan first aid bergantung pada jenis programnya. Di pasaran, pelatihan petugas P3K sertifikasi Kemnaker RI umumnya berkisar beberapa juta rupiah per peserta, sedangkan kelas basic first aid non-lisensi satu hari umumnya lebih rendah. Angka pastinya berbeda antar penyelenggara, sehingga penawaran resmi tetap menjadi acuan.
Berapa kisaran biaya pelatihan first aid di pasaran?
Tabel berikut adalah gambaran umum dari harga yang dipublikasikan berbagai penyelenggara, bukan harga kami. Gunakan sebagai patokan awal saat menyusun anggaran.
| Jenis program | Durasi umum | Kisaran pasar per peserta (kelas publik) |
|---|---|---|
| Petugas P3K sertifikasi Kemnaker RI | 3 hari | Umumnya berkisar Rp2,5 juta sampai Rp4,5 juta |
| Basic first aid dan CPR/AED (non-lisensi) | 1 hari | Umumnya berkisar Rp500 ribu sampai Rp1,5 juta |
| Basic Life Support untuk karyawan | 1 hari | Umumnya berkisar Rp500 ribu sampai Rp1,5 juta |
| Perpanjangan lisensi petugas P3K | Menyesuaikan | Bervariasi, bergantung pada perlu tidaknya penyegaran |
Untuk in-house training, harga biasanya dihitung per kelas atau per paket, bukan per orang. Nilainya dipengaruhi jumlah peserta, lokasi, dan jumlah hari.
Bagi yang mencari pelatihan tanpa biaya, sumber dan batasannya dibahas di artikel pelatihan first aid dan P3K gratis. Kisaran di atas dapat berubah dari waktu ke waktu dan antar daerah. Mintalah penawaran resmi tertulis sebelum mengambil keputusan.
Apa saja yang memengaruhi harga?
Jenis sertifikat
Program berlisensi memerlukan kurikulum sesuai pedoman, evaluasi, dan pengurusan administrasi ke instansi ketenagakerjaan. Komponen ini tidak ada pada kelas non-lisensi.
Durasi
Tiga hari pelatihan berarti tiga hari instruktur, ruang, konsumsi, dan alat peraga.
Metode dan lokasi
Kelas tatap muka di hotel atau pusat pelatihan memiliki biaya tempat. Pelatihan di luar kota menambah biaya perjalanan dan akomodasi instruktur.
Rasio instruktur dan alat peraga
Kelas dengan sedikit peserta per manekin memberi lebih banyak giliran praktik, tetapi biayanya lebih tinggi. Ini justru hal yang layak dibayar, karena keterampilan RJP tidak terbentuk dengan menonton.
Fasilitas
Modul cetak, sertifikat, konsumsi, perlengkapan praktik sekali pakai, dan dokumentasi dapat termasuk atau terpisah.
Komponen apa yang perlu dicek dalam penawaran?
Dua penawaran dengan angka sama bisa berisi hal yang berbeda. Periksa butir berikut:
- Apakah biaya sudah termasuk sertifikat, lisensi, dan buku kegiatan?
- Apakah pajak sudah termasuk?
- Berapa jumlah minimal dan maksimal peserta?
- Berapa jumlah instruktur dan manekin?
- Apakah ada biaya remedial bila peserta tidak lulus?
- Untuk in-house, siapa yang menanggung transportasi, akomodasi, dan ruang kelas?
- Bagaimana kebijakan pembatalan dan penjadwalan ulang?
- Berapa lama perkiraan proses lisensi, dan apa yang terjadi bila berkas kurang?
Kelas publik atau in-house, mana lebih efisien?
| Pertimbangan | Kelas publik | In-house training |
|---|---|---|
| Jumlah peserta | Cocok untuk 1 sampai beberapa orang | Cocok untuk satu kelas penuh |
| Biaya per peserta | Tetap | Menurun seiring bertambahnya peserta |
| Jadwal | Mengikuti jadwal penyelenggara | Menyesuaikan operasional perusahaan |
| Materi | Umum | Dapat disesuaikan dengan risiko setempat |
| Biaya tidak langsung | Perjalanan dan waktu karyawan | Penyediaan ruang dan pengaturan shift |
Titik impasnya berbeda di tiap kasus. Mintalah kedua opsi dalam satu penawaran agar mudah dibandingkan. Keterangan lebih lanjut ada di halaman in-house training first aid.
Bagaimana menghitung anggaran P3K perusahaan?
Biaya pelatihan hanya satu bagian. Anggaran P3K yang lengkap biasanya mencakup:
- Pelatihan petugas baru. Jumlah petugas sesuai rasio, dikalikan biaya per peserta. Lihat cara menghitungnya di artikel rasio jumlah petugas P3K per jumlah pekerja.
- Cadangan. Tambahkan beberapa orang untuk mengantisipasi cuti, rotasi, dan pengunduran diri.
- Perpanjangan lisensi. Lisensi berlaku 3 tahun, sehingga biaya perpanjangan muncul berkala.
- Penyegaran keterampilan. Latihan singkat tahunan atau kelas BLS.
- Fasilitas. Kotak P3K dan isi ulangnya, tandu, serta perlengkapan ruang P3K bila diwajibkan.
- Pelatihan karyawan umum. Kelas basic first aid untuk perwakilan tiap area.
Dengan membagi anggaran ke dalam siklus tiga tahun, beban tiap tahun menjadi lebih rata dan tidak ada lisensi yang terlewat.
Hati-hati dengan harga yang terlalu murah
Harga rendah tidak selalu buruk, tetapi beberapa tanda perlu diwaspadai:
- pelatihan berlisensi yang dijanjikan selesai jauh lebih singkat dari durasi umum;
- tidak ada sesi praktik atau hanya menonton video;
- sertifikat dijanjikan terbit tanpa evaluasi;
- penyelenggara tidak dapat menunjukkan legalitasnya;
- jumlah peserta dalam satu kelas sangat besar dengan satu manekin.
Pelatihan yang tidak menghasilkan keterampilan nyata adalah pengeluaran, bukan investasi, berapa pun harganya. Cara menilai vendor dibahas dalam panduan HRD dan HSE memilih penyelenggara pelatihan first aid.
Cara menekan biaya tanpa menurunkan mutu
- Gabungkan beberapa lokasi atau anak perusahaan dalam satu kelas in-house.
- Jadwalkan pelatihan petugas baru dan penyegaran petugas lama pada pekan yang sama.
- Sediakan ruang kelas sendiri bila memadai.
- Susun kalender lisensi agar perpanjangan diajukan tepat waktu dan tidak perlu mengulang dari awal.
- Bedakan kebutuhan: tidak semua karyawan perlu program berlisensi. Untuk karyawan umum, basic first aid dan CPR/AED sudah memadai.
Biaya tidak mengikuti pelatihan
Sebagai pembanding, pertimbangkan pula biaya bila tempat kerja tidak siap: korban yang terlambat ditolong, hari kerja hilang, temuan saat pemeriksaan pengawas atau audit, serta dampak terhadap moral karyawan. Dibandingkan itu, biaya melatih beberapa orang setiap tiga tahun tergolong kecil.
Untuk angka yang sesuai dengan jumlah peserta dan lokasi Anda, hubungi kami dan minta penawaran resmi.
Referensi
- Permenakertrans No. PER.15/MEN/VIII/2008 tentang Pertolongan Pertama pada Kecelakaan di Tempat Kerja
- PP No. 50 Tahun 2012 tentang Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja


